Malam Selawe (25)

Malam Selawe (25)

Puncak kegiatan di area makam Sunan Giri di Kebomas, Gresik saat bulan Ramadan. Yakni malam selawe, tradisi ngalap berkah yang biasanya digelar pada malam menjelang hari ke-25 bulan Ramadan.

Malam-malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadan diyakini menjadi malam turunnya Lailatul Qodar. Tak ayal, di malam-malam ganjil itulah umat Muslim memilih banyak melakukan ibadah agar bisa meraih malam seribu bulan.

Tradisi ini sudah ada sejak zaman nabi dan turun-temurun sampai ke zaman Wali Songo. Tak terkecuali Sunan Giri, ketika sedang mengembangkan ajaran Islam di Gresik juga mengajak murid-muridnya untuk meningkatkan ibadah di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan.

Setiap tahun, pada malam menjelang hari ke-25 Ramadan, Kiai Tar (panggilan Mukhtar Jamil) juga selalu menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Sunan Giri. Biasanya, dia mengajak sejumlah keluarga dan rombongan untuk ikut menyemarakkan tradisi Malam Selawe di sana.

Kebiasaan itu juga dilakoni oleh berbagai kalangan masyarakat. Mulai para pejabat hingga berbagai kalangan masyarakat. Saat malam ke-25 Ramadan, ribuan orang berbondong-bondong ke Makam Sunan Giri untuk berziarah dan ngalap berkah.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Malam Selawe, Tradisi Peninggalan Sunan Giri yang Selalu Dihadiri Ribuan Warga dari Berbagai Daerah, https://surabaya.tribunnews.com/2017/05/26/malam-selawe-tradisi-peninggalan-sunan-giri-yang-selalu-dihadiri-ribuan-warga-dari-berbagai-daerah.
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca



Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Malam Selawe, Tradisi Peninggalan Sunan Giri yang Selalu Dihadiri Ribuan Warga dari Berbagai Daerah, https://surabaya.tribunnews.com/2017/05/26/malam-selawe-tradisi-peninggalan-sunan-giri-yang-selalu-dihadiri-ribuan-warga-dari-berbagai-daerah.
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca

Add Comment