Makam Sunan Giri

Makam Sunan Giri

Sunan Giri adalah salah seorang Walinsongo dan pendiri kerajaan Giri Kedaton, yang berkedudukan di Gresik. Sunan Giri memiliki beberapa nama panggilan yaitu Raden Paku, Prabu Satmata, Sultan Abdul Faqih, Raden’Ainul Yaqin dan Joko Samudro. Sunan Giri lahir di Blambangan tahun 1442 buah pernikahan dari Maulana Ishaq dan Dewi Sekardadu. Sunan Giri wafat pada malam jumat, 24 Rabiul Awal tahun 913 Hijriah atau 1506 Masehi dalam usia 63 tahun. Makam Sunan Giri berada di cungkup berukuran 4×4 meter, dan diberi cungkup lagi yang berukuran 8×8 meter.

Cungkup yaitu bangunan beratap diatas makam sebagai pelindung makam  cungkup Sunan Giri dari tahun 1912 sampai dengan sekarang memiliki bentuk yang sama, yaitu terdiri dari tiga bagian yakni pertama, fundamen (kaki) cungkup setinggi kurang lebih setengah meter yang dihiasi dengan daunan melingkar. Kedua, tubuh cungkup ditutupi oleh dinding kayu yang diukir dengan relief bermotif tumbuhan teratai, gunung-gunung dan lambang garuda. Ketiga, atap cungkup yang berbentuk tumpang dengan tiga susun yang terbuat dari sirab (kayu) dimana atap yang lebih tinggi berbentuk limas, sedangkan pada puncak ditutupi oleh penutup yang disebut mustoko. Sebelum tahun 2013 cungkup dibiarkan terbuka tanpa dilindungi atap diatasnya, namun pada akhir tahun 2013 dilakukan pembangunan atau pemasangan atap yang lebih tinggi untuk melindungi cungkup dari sinar matahari dan hujan. Pemasangan atap dilakukan oleh Balai PelestarianPeninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto yang berusaha mempertahankan dan melestarikan situs bersejarah di Gresik.

Sebelum masuk makam Sunan Giri diawali dengan adanya gapura yang berbentuk seperti candi bentar yang terdiri dari tingkatan tingkatan, pada gapura tersebut terdapat dua patung kepala naga yang memiliki simbolis berupa tanggal dari wafatnya Sunan Giri. Pemakaian simbol naga karena naga dianggap sebagai binatang suci, serta memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan kerhokanian pada masa sebelum Islam. Pada pelataran terdapat puluhan makam yang merupakan makam para bupati terdahulu dan masyarakat terdahulu yang pernah memimpim dan bertempat tinggal di Gresik.

(Sumber: http://duniamasjid.islamic-center.or.id)

Add Comment